Jangan Asal Pilih, Ikuti Tips Memilih Asuransi Pendidikan Berkualitas

Saat ini, begitu banyak penyedia layanan asuransi pendidikan yang bisa Anda temukan. Satu sama lain mengatasnamakan dirinya menjadi yang paling berkualitas di bidangnya. Hal ini tentu saja membuat Anda pusing tujuh keliling, untuk memilih salah satunya. Agar tak makin bingung, ikuti 4 tips berikut ini agar Anda mendapatkan asuransi pendidikan berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan.

  1. Perkirakan Berapa Biaya Pendidikan yang Dibutuhkan Anak

Memperkirakan biaya pendidikan anak, merupakan hal penting yang harus Anda lakukan sebagai orang tua. Dengan begini, kemungkinan anak tak dapat mengenyam pendidikan bisa dihindari, karena Anda sudah mengestimasi dan mempersiapkan dana pendidikannya sedini mungkin. Sikap sedia payung sebelum hujan ini, yang saya lihat terus menerus dipraktikkan oleh paman saya.

Adik sepupu saya bersekolah di jurusan Kedokteran, salah satu jurusan yang terkenal dengan biayanya yang sangat besar. Saat dia masih menjalani internship seperti sekarang, paman saya sudah memperkirakan besaran biaya yang dibutuhkan untuk ia mengambil program spesialis nanti. Biayanya nanti rencananya akan dibayar dengan keuntungan investasi tanah dan juga indekosnya.

Anda juga bisa melakukan perencanaan yang demikian, bedanya investasi yang Anda lakukan dalam bentuk asuransi pendidikan. Anda hanya perlu membayar premi yang bahkan tak mencapai Rp10.000 per harinya, untuk mendapatkan jaminan pendidikan dari pihak asuransi. Jika dimulai sejak dini, Anda pun bisa menikmati uang pertanggungan asuransi pendidikan dengan lebih cepat.

Nah, untuk menyusun rencana pendidikan anak sebenarnya tak terlalu rumit. Pertama, tentukan sampai ke jenjang pendidikan mana Anda ingin menyekolahkan anak. Bisa jadi Anda hanya ingin menggunakan asuransi sampai ke SMA saja atau mungkin sampai anak Anda bisa meraih gelar sarjananya nanti. Kedua, tentukan ke sekolah mana Anda berniat untuk menyekolahkannya.

Mengapa harus merujuk ke sekolah tertentu? Pasalnya, dengan mengetahui sekolah mana yang akan dituju, rincian biaya yang dibutuhkan bisa lebih rinci. Antara satu sekolah dengan sekolah lainnya, membutuhkan biaya dengan jumlah yang berbeda. Apalagi jika Anda berniat menyekolahkan anak di sekolah swasta terkemuka, biayanya pasti akan lebih tinggi lagi.

  1. Evaluasi Anggaran Rumah Tangga

Jika berniat untuk mengambil asuransi pendidikan, Anda tentu tahu bahwa nanti setiap bulan atau tahunnya, Anda wajib menyetor premi asuransinya. Dikarenakan akan ada pengeluaran tambahan, sudah sepatutnya Anda merombak anggaran selama ini, sehingga nantinya tak sulit memenuhi kebutuhan. Kalkulasikan berapa sekiranya dana yang bisa Anda anggarkan untuk asuransi pendidikan.

Saran dari saya, sebaiknya kurangi pengeluaran yang terlalu penting dampaknya bagi ketercukupan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Jadi, dana tersebut bisa Anda alokasikan nantinya untuk membayar premi asuransi pendidikan. Semakin banyak kemungkinan premi yang bisa dianggarkan tentu akan semakin baik, karena uang pertanggungan pun juga akan semakin besar.

Sekadar mengingatkan, jangan sampai karena ingin membayar premi yang besar, Anda jadi mengorbankan pengeluaran untuk kebutuhan yang sifatnya pokok. Pilihlah yang sesuai dengan keuangan rumah tangga Anda. Takutnya nanti, Anda malah akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bukannya untung yang didapatkan, malah kesusahan yang akan Anda alami.

  1. Pilah dan Pilih Asuransi Pendidikan yang Sesuai dengan Anggaran

Dari banyaknya asuransi pendidikan yang ada, pilihlah salah satu dengan penawaran premi yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Jangan pilih asuransi pendidikan tertentu, hanya karena ikut-ikutan teman yang telah lebih dulu menggunakan asuransi. Siapa tahu, kemampuan finansial teman lebih daripada Anda, sehingga ia bisa menggunakan jasa asuransi dengan premi yang lumayan mahal.

Tenang saja, premi yang murah bukan berarti asuransi pendidikannya tak berkualitas. Premi yang Anda bayarkan, nantinya akan sesuai dengan uang pertanggungan yang akan didapatkan. Jadi, bukan berarti asuransi dengan premi murah itu tak berkualitas ya. Malah, asuransi ini sengaja memberikan premi rendah, agar lebih banyak orang sadar akan pentingnya jaminan pendidikan anak di masa depan.

  1. Gunakan Jasa Asuransi Pendidikan yang Telah Memiliki Izin Resmi

Ibu saya pernah mengalami peristiwa tak mengenakkan dengan salah satu penyedia asuransi. Hal tersebut dikarenakan tak transparannya agen asuransi tersebut, saat ibu saya akan melakukan klaim uang pertanggungan asuransi. Ujung-ujungnya klaim tak bisa dilakukan, sehingga otomatis uang yang selama ini disetor tak bisa didapatkan lagi. Sejak saat itu, ibu saya urung menggunakan asuransi lagi.

Pengalaman ini bukannya untuk menakuti-nakuti, namun untuk membuat Anda yang akan menggunakan investasi pendidikan awas dalam memilih asuransi. Pilihlah asuransi yang kredibel dan transparan, sehingga Anda bisa merasa aman menginvestasikan uang Anda di sana. Pastikan juga asuransi tersebut telah memiliki izin resmi dan pengoperasiannya diawasi langsung oleh OJK.

Saya sendiri tak ragu untuk menggunakan asuransi pendidikan untuk anak, setelah menikah kelak. Saya takut tak sanggup membiayai pendidikan anak, jika sekiranya biaya pendidikan semakin mahal atau pun terjadi hal yang tak diinginkan kelak. Ketidakberuntungan yang dialami ibu saya, adalah sebuah pembelajaran, agar nantinya saya bisa lebih hati-hati dalam memilih penyedia jasa asuransi.

  1. Cari Tahu Manfaat Lain yang Ditawarkan oleh Asuransi Pendidikan

Zaman sekarang, satu jenis asuransi bisa memiliki banyak fitur perlindungan di dalamnya. Seperti halnya beberapa asuransi pendidikan yang juga memberikan perlindungan atas jiwa dan kesehatan. Jadi, dengan walau tampaknya Anda hanya memiliki asuransi pendidikan, sebenarnya jiwa dan kesehatan Anda dan anak sebagai tertanggung juga ikut dilindungi. Pilihlah asuransi yang menawarkan manfaat ini.

Asuransi Pendidikan Sequis, Dampingi Anak Raih Cita-citanya

Salah satu jenis asuransi pendidikan yang tak perlu Anda ragukan lagi kualitasnya adalah asuransi pendidikan dari Sequis. Asuransi pendidikan ini tak hanya menawarkan premi yang ramah di kantong, namun juga manfaat lain seperti perlindungan jiwa untuk pemegang polis. Sequis menyediakan 4 jenis asuransi pendidikan yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Produk asuransi pendidikan Sequis sekarang ini terdiri dari EduPlus, EduPlan Insurance, EduPlan, dan juga TelePro Beasiswa Berjangka. Di antara keempat tipe asuransinya ini, TelePro Beasiswa Berjangka memiliki premi yang lumayan rendah, yakni mulai dari Rp6.500 per harinya. Pembayaran premi asuransi pendidikan ini nantinya bisa Anda lakukan per bulan atau pun per tahun.

TelePro Beasiswa Berjangka memiliki masa pembayaran premi selama 8 tahun, dengan masa pertanggungan hingga 18 tahun lamanya. Uang pertanggungannya pun bervariasi, disesuaikan dengan premi plan yang dipilih konsumen. Uang pertanggungan yang paling rendah sebesar Rp15.000.000, sedangkan yang paling tinggi mencapai hingga Rp100.000.000, jumlah yang fantastis bukan?

Asuransi pendidikan merupakan bagian penting dalam rencana Anda mewujudkan impian anak. Jadi, Anda butuh memastikan bahwa penyedia asuransi pendidikan yang Anda pilih, memang memiliki kualitas yang bagus dan tak malah merugikan Anda. Beberapa tips di atas bisa Anda gunakan, untuk dapat memilih asuransi pendidikan yang berkualitas, transparan, dan juga kredibel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *